Infonesia24.com, BOLTARA- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus memperkuat komitmen dalam memastikan masyarakat memperoleh akses jaminan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam kegiatan Sosialisasi Pendaftaran Kepala Desa dan Perangkat Desa serta Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Tingkat Desa se-Kabupaten Boltara, yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Boltara.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, BPJS Kesehatan, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa dalam mendorong perluasan kepesertaan JKN.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Boltara dan BPJS Kesehatan untuk memperkuat pelaksanaan Program JKN, sekaligus mengoptimalkan berbagai program dan layanan kesehatan yang tersedia bagi masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah berharap pemahaman mengenai mekanisme pendaftaran serta kepesertaan JKN, khususnya bagi kepala desa dan perangkat desa, dapat semakin meningkat. Dengan demikian, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Boltara dapat terus diperluas dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin optimal.
Optimalisasi kepesertaan JKN di tingkat desa juga dinilai penting karena pemerintah desa merupakan salah satu ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan secara berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Boltara, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tondano beserta jajaran, Kepala BPJS Kesehatan Boltara, para camat, para sangadi, serta perangkat desa se-Kabupaten Boltara.
Pemerintah Kabupaten Boltara bersama BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi agar pelaksanaan Program JKN semakin efektif, sekaligus memastikan manfaat jaminan kesehatan dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas.














