Menjaga Hasil Panen, Membuka Jalan Harapan bagi Masyarakat Tilihuwa

GORONTALO, INFONESIA24.COM – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo menghadirkan harapan baru bagi para petani di Kelurahan Tilihuwa melalui pembangunan Gudang Kacang dan jalan paving blok. Fasilitas yang diwujudkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini menjadi langkah nyata PLN dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat berbasis pertanian.

Bagi warga Tilihuwa, gudang tersebut bukan sekadar tempat penyimpanan hasil panen. Kehadirannya menjadi solusi atas persoalan yang selama ini dihadapi petani, yakni menjaga kualitas kacang tanah agar tetap bernilai jual tinggi sebelum dipasarkan.

Di sisi lain, pembangunan jalan paving blok turut memperlancar mobilitas masyarakat. Jalan yang sebelumnya berupa tanah dan sulit dilalui saat musim hujan kini berubah menjadi akses yang lebih aman dan nyaman untuk mengangkut hasil panen, menunjang aktivitas ekonomi, hingga memudahkan anak-anak menuju sekolah.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, mengatakan PLN berkomitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga lewat program pemberdayaan ekonomi.

“Listrik adalah penerang kehidupan, namun melalui program TJSL kami ingin menyalakan harapan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Gudang penyimpanan dan akses jalan yang baik diharapkan mampu menjaga rantai pasok hasil pertanian sehingga nilai jual produk petani semakin meningkat,” ujar Usman.

Manager PLN UP3 Gorontalo, Hanggoro Nur Purwanto, menambahkan bahwa seluruh program TJSL dirancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat melalui pemetaan sosial.

Menurutnya, Gudang Kacang dan jalan paving blok diharapkan menjadi infrastruktur yang memberikan manfaat jangka panjang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Apresiasi disampaikan Kepala Kelurahan Tilihuwa, Jefri Djahidi, yang menyebut bantuan tersebut menjawab kebutuhan utama masyarakat.

“Gudang dan jalan ini sangat membantu warga. Kini hasil panen memiliki tempat penyimpanan yang layak, sementara akses transportasi menjadi lebih mudah,” katanya.

Hal senada diungkapkan petani setempat, Amir Usman, yang mengaku tidak lagi khawatir hasil panennya rusak atau terpaksa dijual dengan harga murah akibat keterbatasan fasilitas penyimpanan. (jim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *