Sigap Hadapi Dampak Cuaca Ekstrem dan Gempa, PLN Pulihkan Kelistrikan di Pasar Inpres Manonda Palu

PALU, INFONESIA24.COM – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu bergerak cepat memulihkan pasokan listrik di kawasan Pasar Tradisional Inpres Manonda, Kecamatan Palu Barat, setelah terjadi gangguan akibat robohnya tiang listrik yang dipicu hujan deras dan guncangan gempa susulan yang menyebabkan kondisi tanah menjadi labil.

Peristiwa tersebut mengakibatkan aliran listrik kepada lebih dari 100 pelanggan di kawasan pusat aktivitas ekonomi Pasar Inpres Manonda sempat terhenti. Selain tiang listrik yang roboh, sejumlah komponen jaringan distribusi juga mengalami kerusakan, di antaranya satu traves, tiga isolator tarik, tiga isolator tumpu, serta tiga unit arester.

Merespons kondisi darurat tersebut, PLN UP3 Palu langsung mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari personel Pelayanan Teknik (Yantek), pegawai PLN ULP Kamonji yang dipimpin Manager ULP Kamonji Imam Ali, serta tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Proses pemulihan turut didukung satu unit truk PDKB Sentuh Langsung dan satu unit crane untuk mempercepat penanganan di lokasi.

General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, mengapresiasi kesiapsiagaan seluruh petugas yang bergerak cepat mengatasi gangguan.

“Keandalan pasokan listrik merupakan prioritas utama PLN. Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan kesiapsiagaan seluruh petugas yang bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan dengan tetap mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),” ujar Usman.

Ia menambahkan, tantangan cuaca ekstrem dan faktor alam memang tidak dapat diprediksi. Namun demikian, PLN berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan andal demi kenyamanan serta keamanan pelanggan.

Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dan sistematis, dimulai dari pengamanan lokasi, pembongkaran material yang rusak, penegakan tiang baru, penggantian komponen jaringan, hingga pengujian kelaikan sistem sebelum aliran listrik kembali dinyalakan.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menegaskan bahwa wilayah-wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gangguan akibat cuaca maupun pergerakan tanah akan menjadi prioritas dalam program pemeliharaan jaringan.

“Begitu menerima laporan, tim langsung melakukan asesmen cepat dan mengerahkan seluruh sumber daya agar pemulihan berjalan optimal. Selain penanganan darurat, kami juga rutin melakukan evaluasi dan pemeliharaan preventif pada jaringan di zona rawan pergerakan tanah dan cuaca ekstrem,” jelas Ansar.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan, seperti tiang listrik miring, kabel putus, maupun dahan pohon yang menyentuh jaringan listrik melalui aplikasi PLN Mobile, sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (jim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *