TALAUD, INFONESIA24.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud secara resmi membuka kegiatan Youth Camp Pemuda Sinode Gereja Masehi Protestan Umum (GMPU) Tahun 2026 yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Marisi.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh sukacita ini diawali dengan laporan Ketua Panitia, Agus Marial, kemudian dilanjutkan dengan Ibadah Pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Deysi Nayoan, M.Th.
Dalam laporannya, Agus Marial menjelaskan bahwa Youth Camp GMPU 2026 bertujuan membina generasi muda agar semakin bertumbuh dalam iman dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kekristenan dalam tindakan nyata di tengah era digitalisasi saat ini.
“Jumlah peserta yang berasal dari wilayah Sangihe dan Talaud terdiri dari 137 peserta laki-laki dan 146 peserta perempuan, sehingga total peserta mencapai 283 orang,” ungkap Marial.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, Bupati Welly Titah melalui sambutan yang dibacakan Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Talaud, Daud Malensang, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pengurus Pemuda Komisi Sinode GMPU, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kepemudaan, termasuk kegiatan Youth Camp. Sinergi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pemuda merupakan aset berharga sekaligus kekuatan besar bagi gereja, masyarakat, daerah, dan bangsa. Masa depan Kabupaten Kepulauan Talaud berada di tangan generasi muda yang saat ini sedang dipersiapkan melalui berbagai proses pembinaan, pendidikan, pelayanan, dan pengembangan diri.
“Sebagai generasi penerus, para pemuda diharapkan mampu menjadi pribadi yang beriman, cerdas, kreatif, dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman. Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat, pemuda harus menjadi agen perubahan yang membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Youth Camp GMPU 2026 dinilai menjadi bukti nyata bahwa gereja tidak hanya memperhatikan pertumbuhan iman dan kehidupan rohani, tetapi juga memberikan ruang bagi pembentukan karakter, pengembangan jiwa kepemimpinan, serta penguatan semangat kebersamaan dan persaudaraan di kalangan pemuda.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga mendapatkan pelajaran berharga mengenai nilai-nilai kekristenan, integritas, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta rasa cinta terhadap daerah, bangsa, dan negara.
Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Youth Camp GMPU 2026 sebagai wadah memperkuat identitas diri sebagai pemuda Kristen yang mampu menjadi terang dan garam bagi dunia. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat persatuan serta membangun jaringan pelayanan antarjemaat yang saling menghormati dan mendukung, dengan tetap menjaga nama baik gereja selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Dengan memohon tuntunan dan penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, Bupati Kepulauan Talaud secara resmi membuka Youth Camp Pemuda Sinode GMPU Tahun 2026. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan sebuah pantun yang menegaskan peran strategis pemuda sebagai benteng pertahanan sekaligus harapan masa depan bangsa dari wilayah perbatasan Indonesia.
Adapun rangkaian kegiatan Youth Camp GMPU 2026 meliputi ibadah, pentas kesenian, serta berbagai cabang olahraga yang bertujuan mempererat kebersamaan dan memperkuat semangat pelayanan di kalangan generasi muda gereja. (Yos Tumimbang)














