MINAHASA, INFONESIA24.COM – Haru dan lega menyelimuti warga Desa Tombuluan setelah hilangnya Roy Rusly, bocah 6 tahun, akhirnya terjawab. Setelah sembilan hari dinyatakan hilang, Roy ditemukan oleh seorang warga setempat bernama Fanny Mundung di area perkebunan Moraya, Lorong Worekot, Desa Tombuluan, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 16.15 Wita.
Fanny yang saat itu berada di kebun bersama istrinya untuk mengambil ubi bete dan pisang, awalnya mendengar suara samar dari arah pepohonan. Merasa penasaran, ia mencoba mencari sumber suara tersebut. Sesaat kemudian, ia melihat sosok kecil sedang jongkok di bawah pohon pisang.
“Saya kaget, bahkan sempat berpikir apakah itu hantu. Tapi setelah saya dekati, ternyata itu adik Roy,” ungkap Fanny saat ditemui media ini.
Tanpa menyentuh Roy, Fanny langsung berlari memanggil Hukum Tua Desa Tombuluan, Minggus Languyu, untuk melaporkan temuannya. Sementara sang istri tetap berada di lokasi kebun.
Kabarnya pun cepat menyebar. Warga mulai berdatangan ke sekitar lokasi untuk memastikan kondisi Roy. Pemerintah Desa bersama Polsek Tombulu dan Pemerintah Kecamatan Tombulu bergerak cepat melakukan proses evakuasi.
Berdasarkan pantauan media di lapangan, proses evakuasi memakan waktu sekitar satu jam. Medan menuju lokasi penemuan cukup berat, dengan akses jalan yang sempit dan jurang curam di beberapa sisi. Jarak antara rumah Roy dan lokasi ditemukannya bocah tersebut diperkirakan sekitar 500 meter.
Penemuan Roy mengakhiri pencarian panjang yang membuat warga setempat was-was selama sembilan hari terakhir. (jim)













