MINAHASA, INFONESIA24.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan oleh DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Minahasa. Pemerintah menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan gizi anak, melainkan juga investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi unggul Indonesia di masa depan.
Sosialisasi tersebut digelar di GMAHK Jemaat Pioneer pada Rabu (29/10/2025), dan dihadiri oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, Tenaga Ahli Komunikasi dan Humas BGN, Abdullah Kamil, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Felly Estelita Runtuwene menegaskan komitmen DPR RI untuk terus mengawal pelaksanaan program MBG di seluruh daerah. Menurutnya, program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak-anak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah langkah strategis yang membawa manfaat besar bagi masyarakat. Selain meningkatkan gizi anak-anak, program ini juga membuka peluang ekonomi melalui berdirinya dapur-dapur SPPG di berbagai wilayah. Kami di Komisi IX akan terus mendukung dan mengawasi agar program ini berjalan dengan baik,” ujar Felly Estelita.
Sementara itu, Abdullah Kamil dari BGN menjelaskan bahwa MBG merupakan wujud nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan visi Generasi Emas Indonesia 2045.
“Program ini penting karena berakar dari keinginan Presiden untuk menyiapkan generasi unggul di masa depan. Kami di BGN terus melakukan perbaikan dan kolaborasi agar pelaksanaan MBG berlangsung tepat sasaran, mulai dari dapur hingga ke sekolah,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari Pendeta Romy Frans, tuan rumah kegiatan dari GMAHK Indonesia Timur, yang menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah terhadap masa depan anak bangsa.
“Pertemuan ini adalah bagian dari takdir Tuhan bagi kita semua. Saya berharap program Makan Bergizi Gratis ini dapat segera berjalan dan dinikmati oleh anak-anak di seluruh Indonesia. Program ini sangat baik karena akan melahirkan generasi yang berkualitas,” tutur Romy Frans.
Kegiatan ditutup dengan seruan bersama agar seluruh elemen masyarakat ikut mendukung dan mengawasi pelaksanaan MBG, demi terwujudnya anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi di masa mendatang. (jim)













