SULUT, INFONESIA24.COM – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu warga terdampak musibah. Kepedulian tersebut diwujudkan lewat instruksi langsung kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil-KB (Dukcapil-KB) Provinsi Sulut untuk memfasilitasi dokumen kependudukan korban kebakaran KM Barcelona V.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Dinas Dukcapil-KB Sulut sebelumnya telah menyerahkan dokumen milik Angela Maabuat, salah satu calon Polwan yang lulus tes. Kali ini, pada Rabu (23/7/2025), giliran keluarga Sasiil–Malimbulun yang menerima bantuan dokumen kependudukan, diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil-KB Sulut, Christodharma Sondakh, di kediaman mereka di Perumahan Viola Sukur Blok Emerald Nomor 12, Minahasa Utara.
Sang ibu, Beytrivia Malimbulun, merupakan salah satu korban selamat dari insiden kebakaran dan saat kejadian tengah hamil besar. Ia termasuk dalam tiga pasien yang dirujuk untuk perawatan intensif dari Kabupaten Talaud ke Kota Manado.
“Kami merespon cepat perintah langsung Pak Gubernur Yulius Selvanus untuk membantu warga dalam pembuatan dokumen kependudukan, terlebih mereka yang terkena musibah kebakaran KM Barcelona V,” ujar Kadis Christodharma Sondakh saat penyerahan dokumen.
Dokumen yang diserahkan mencakup Kartu Keluarga atas nama Keluarga Sasiil–Malimbulun dan Akta Kelahiran untuk bayi laki-laki mereka, Elia Jeones Sasiil, yang lahir pada Minggu (21/7/2025) pukul 23.35 WITA.
Dalam suasana haru, Beytrivia menceritakan perjuangan menyelamatkan diri dari kobaran api di kapal. Dalam kondisi hamil besar, ia nekat melompat ke laut dan kemudian berhasil dievakuasi ke RS Walanda Maramis, sebelum akhirnya dirujuk ke RS Sentra Medika Minut untuk menjalani operasi persalinan darurat.
“Makase Pak Gubernur, yang sudah membantu memfasilitasi waktu di rumah sakit sampai buatkan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran. Semua sudah lengkap,” ucap Beytrivia dengan rasa syukur.
Langkah sigap ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan cepat kepada warganya yang tertimpa musibah. (jim)












